Home Terkini Perlunya Bahu Membahu Antar Lembaga dan Kementerian Atasi Peningkatan Rokok Elektrik

Perlunya Bahu Membahu Antar Lembaga dan Kementerian Atasi Peningkatan Rokok Elektrik

32
0
SHARE

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Seiring dengan tren rokok elektrik, jumlah perokok elektrik di Indonesia pun terus bertambah setiap tahunnya.

Seperti melihat dari data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, dibandingkan 2016 kenaikan penggunaan rokok elektrik pada rentang usia 10 sampai 18 mencapai 0,7 persen menjadi 2,7 persen.

Dampak dari rokok elektrik pun sudah terbukti tidak kalah berbahaya dibandingkan rokok konvensional karena sama-sama mengandung nikotin yang bisa menyebabkan penyakit terkait saluran pernapasan.

Untuk mengurangi laju pertumbuhan perokok elektrik karena bahaya efek negatifnya Kementerian Kesehatan menyebutkan perlu adanya kerjasama antar kementerian dan lembaga.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Cut Arianie menyebutkan misalnya penting juga penanganan dari segi distribusinya.

Baca: Asap Rokok Bisa Bikin Anak Kena Infeksi Paru-paru

Baca:



Selengkapnya: https://www.tribunnews.com/kesehatan/2020/01/16/perlunya-bahu-membahu-antar-lembaga-dan-kementerian-atasi-peningkatan-rokok-elektrik

Artikel ini dari feed tribunnews.com dengan judul “Perlunya Bahu Membahu Antar Lembaga dan Kementerian Atasi Peningkatan Rokok Elektrik”

Sumber: https://www.tribunnews.com/kesehatan/2020/01/16/perlunya-bahu-membahu-antar-lembaga-dan-kementerian-atasi-peningkatan-rokok-elektrik