Home Health Sekali Lagi, Apakah Virus Corona Bisa Bertahan di Udara? – Republika Online

Sekali Lagi, Apakah Virus Corona Bisa Bertahan di Udara? – Republika Online

7
0
SHARE


Virus corona diketahui menyebar melalui droplet.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penyakit campak menjadi sangat menular lantaran partikel virusnya yang infeksius bisa bertahan di udara selama dua jam. Lantas, bagaimana dengan virus corona tipe baru yang merupakan penyebab Covid-19?

Di laman resminya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) menjelaskan bahwa belum diketahui berapa lama udara di dalam ruangan yang pernah dimasuki orang positif Covid-19 tetap berpotensi menular.

Sejumlah ilmuwan mengatakan, memang ada kemungkinan virus corona bertebaran dan bertahan di udara. Namun, belum ada bukti bahwa virus dalam ukuran kecil tanpa perantara zat lain itu bisa membuat seseorang positif Covid-19.

Virus corona diketahui menyebar lewat tetesan liur (droplet). CDC meyakini droplet bertanggung jawab atas sebagian besar penyebaran Covid-19.

“Pada dasarnya terdapat perbedaan ukuran,” kata Dr Ronald Collman terkait ukuran virus di udara dan virus yang terbawa pada droplet.

Collman adalah profesor kedokteran di Divisi Perawatan Paru-Paru, Alergi, dan Kritis di Perelman School of Medicine, University of…



Selengkapnya: https://republika.co.id/berita/qb9dtk414/sekali-lagi-apakah-virus-corona-bisa-bertahan-di-udara

Artikel ini dari feed news.google dengan judul “Sekali Lagi, Apakah Virus Corona Bisa Bertahan di Udara? – Republika Online”

Sumber: https://republika.co.id/berita/qb9dtk414/sekali-lagi-apakah-virus-corona-bisa-bertahan-di-udara

Kata Kunci : Wisata,Hotel,Liburan,Traveling