Home Jogja Kisah ABK Kapal Pesiar Asal Bantul Menunggu 18 Hari untuk Menepi, Berputar-putar...

Kisah ABK Kapal Pesiar Asal Bantul Menunggu 18 Hari untuk Menepi, Berputar-putar di Lautan

13
0
SHARE

TRIBUNJOGJA.COM, Yogyakarta – Berada di tengah perairan Australia menjadi hal sehari-hari yang dilalui perempuan asal, Kabupaten Bantul yang satu ini. Tetap berada di perairan di tengah pandemi Covid-19 juga bukan pilihan terbaik yang harus ia jalani.

Selain tak ada tamu, pasokan makanan di dalam kapal pesiar jenis Carnival Splendor ini pun hanya mampu bertahan satu bulan, sementara crew kapal saat itu sebanyak 1.100.

Wajah Anita Indriastuti, Jumat malam nampak tenang dan guratan senyum di wajahnya terlihat lega. Sesekali ia menyapa rekan-rekan pekerja migran lain yang sama juga sebagai Anak Buah Kapal (ABK)

Ia nampak kerepotan membawa dua koper besar berwarna hitam. Berjaket parka tebal dan nampak mondar-mandir kerepotan. Keringat pun memenuhi seraut wajah. Sesekali petugas dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Yogyakarta menyapa dan mengucapkan selamat.

Maklum, sudah tiga bulan para ABK tersebut kebingungan di tengah laut dan terkatung-katung ketika…



Selengkapnya: https://jogja.tribunnews.com/2020/05/09/kisah-abk-kapal-pesiar-asal-bantul-menunggu-18-hari-untuk-menepi-berputar-putar-di-lautan

Artikel ini telah tayang di jogja.tribunnews.com dengan judul “Kisah ABK Kapal Pesiar Asal Bantul Menunggu 18 Hari untuk Menepi, Berputar-putar di Lautan”

Sumber: https://jogja.tribunnews.com/2020/05/09/kisah-abk-kapal-pesiar-asal-bantul-menunggu-18-hari-untuk-menepi-berputar-putar-di-lautan