Home Jogja Pemilik Apotek di Sleman Keluhkan OSS

Pemilik Apotek di Sleman Keluhkan OSS

33
0
SHARE

TRIBUNJOGJA.COM – Pemilik apotek di Kabupaten Sleman mengeluhkan penerapan kebijakan Online Single Submission (OSS) untuk penerbitan izin usaha.

Seorang pemilik apotek di Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Laili Azimah (35) yang juga merupakan pengurus di Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) menuturkan, sejauh ini sudah ada 10 apotek yang harus tutup lantaran tidak bisa memperpanjang izin dengan sistem online tersebut.

Berbagai persyaratan yang terdapat dalam pengurusan izin secara online itu, dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Sudah ada 10 (apotek) yang tutup. Bahkan nanti bisa bertambah lagi. Karena ada beberapa apotek yang SLF-nya tidak bisa keluar. Ada juga yang tidak punya IMB karena berdiri di tanah kas desa,” ujarnya.

Apoteker Perlu Kaji Kemampuan Ekonomi Pasien Saat Tawarkan Obat

Terkait Sertifikat Laik Fungsi (SLF), satu dari beberapa poin yang terkandung di dalamnya yakni terkait jarak bangunan dengan badan jalan.

Ia menganggap bahwa syarat ini cukup…



Selengkapnya: https://jogja.tribunnews.com/2020/01/26/pemilik-apotek-di-sleman-keluhkan-oss

Artikel ini telah tayang di jogja.tribunnews.com dengan judul “Pemilik Apotek di Sleman Keluhkan OSS”

Sumber: https://jogja.tribunnews.com/2020/01/26/pemilik-apotek-di-sleman-keluhkan-oss