Home Jogja Konsep Refuse Derived Fuel Bisa Jadi Solusi Penumpukan Sampah di TPST Piyungan

Konsep Refuse Derived Fuel Bisa Jadi Solusi Penumpukan Sampah di TPST Piyungan

41
0
SHARE

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Setiap hari ada sekitar 300-600 ton sampah yang masuk ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan.

Selama ini TPST Piyungan tidak hanya menampung sampah dari Kabupaten Bantul, tetapi juga menampung sampah dari Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.

Apalagi, semakin hari, sampah yang masuk semakin menumpuk.

Sehingga masalah tumpukan sampah yang ada di TPST Piyungan belum juga tertangani.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

Direktur PT Solusi Bangun Indonesia, Agung Wiharto mengatakan, untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan pengelolaan sistem sanitary landfill hingga bank sampah.

Ia menuturkan, Pemda DIY bisa mencontoh konsep Refuse Derived Fuel (RDF) yang telah diterapkan di Cilacap.

Dengan sistem tersebut, sampah di Cilacap diubah menjadi sumber energi yang berfungsi sebagai briket.

Selain itu juga bisa dimanfaatkan sebagai subtitusi bahan bakar bagi pabrik salah…



Selengkapnya: https://jogja.tribunnews.com/2020/01/18/konsep-refuse-derived-fuel-bisa-jadi-solusi-penumpukan-sampah-di-tpst-piyungan

Artikel ini telah tayang di jogja.tribunnews.com dengan judul “Konsep Refuse Derived Fuel Bisa Jadi Solusi Penumpukan Sampah di TPST Piyungan”

Sumber: https://jogja.tribunnews.com/2020/01/18/konsep-refuse-derived-fuel-bisa-jadi-solusi-penumpukan-sampah-di-tpst-piyungan

Advertisement
loading...