Home Jogja Atasi Kemiskinan, Wabup Magelang : Program Pembangunan Harus Berdasarkan Basis Data Terpadu

Atasi Kemiskinan, Wabup Magelang : Program Pembangunan Harus Berdasarkan Basis Data Terpadu

39
0
SHARE

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Angka kemiskinan di Kabupaten Magelang saat ini dirasa masih tinggi.

Tahun 2020, angka kemiskinan mencapai 10,6 persen. Angka ini menempati peringkat 20 dari 35 Kabupaten atau Kota di Jawa Tengah.

Sementara, masyarakat berpenghasilan rendah masih sekitar 40,6 persen.

“10,6 persen ini adalah masyarakat yang sangat miskin. Sementara masyarakat yang berpenghasilan rendah di Kabupaten Magelang itu masih sekitar 40,6 persen. Itu yang tercatat di Basis Data Terpadu (BDT),” kata Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana, saat Konsultasi Publik Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Magelang tahun 2021, di Pendopo Soepardi Kompleks Pemkab Magelang, Kamis (16/1/2020).

Oleh karena itu, perlu langkah strategis dalam menangani masalah kemiskinan tersebut.

Kisah Seniman Difabel yang Setia Tekuni Kerajinan Barongsai di Kota Magelang

JCW Berharap Vonis Kasus Suap SAH Bisa Ungkap Kasus Korupsi Lain di Kota Yogyakarta

Edi mengatakan, program-program…



Selengkapnya: https://jogja.tribunnews.com/2020/01/16/atasi-kemiskinan-wabup-magelang-program-pembangunan-harus-berdasarkan-basis-data-terpadu

Artikel ini telah tayang di jogja.tribunnews.com dengan judul “Atasi Kemiskinan, Wabup Magelang : Program Pembangunan Harus Berdasarkan Basis Data Terpadu”

Sumber: https://jogja.tribunnews.com/2020/01/16/atasi-kemiskinan-wabup-magelang-program-pembangunan-harus-berdasarkan-basis-data-terpadu