Home Jogja Haedar Nashir Gusar dengan Pemaknaan Radikalisme

Haedar Nashir Gusar dengan Pemaknaan Radikalisme

13
0
SHARE

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Merebaknya isu radikalisme di tanah air beberapa waktu belakangan ikut mendapat tanggapan dari Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Haedar merasa gusar dengan frasa radikalisme yang cenderung diartikan negatif di kalangan elite dan juga masyarakat.

Haedar menganalogikan, jangan sampai penanganan isu radikalisme di tanah air seperti melempar nyamuk yang hinggap di kaca.

“Kita lempar nyamuknya yang kena malah kaca,” ucap Haedar dalam refleksi akhir tahun bersama sejumlah media massa, Sabtu (21/12/2019) di kantor pusat Muhammadiyah.

Ketum PP Muhammadiyah Dorong Momen Nataru 2019 Jadi Ajang Mempererat Tali Kebangsaan

Haedar menyatakan, pada saat ini perlu reorientasi yang jernih dalam melihat suatu persoalan, termasuk soal radikalisme.

Dia berpendapat, bahwasanya setiap orang bersepakat radikalisme yang mengarah kepada ekstrimisme dan membenarkan kekerasan atas nama apapun harus diberangus.

“Tapi semuanya mesti dengan seksama penyelesaiannya. Sebab…



Selengkapnya: https://jogja.tribunnews.com/2019/12/21/haedar-nashir-gusar-dengan-pemaknaan-radikalisme

Artikel ini telah tayang di jogja.tribunnews.com dengan judul “Haedar Nashir Gusar dengan Pemaknaan Radikalisme”

Sumber: https://jogja.tribunnews.com/2019/12/21/haedar-nashir-gusar-dengan-pemaknaan-radikalisme