Home Jogja Kekeringan di Bantul Meluas, Anggaran Dropping Menipis

Kekeringan di Bantul Meluas, Anggaran Dropping Menipis

34
0
SHARE

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL – Daerah di Kabupaten Bantul yang terdampak kekeringan di musim kemarau tahun ini semakin meluas.

Meluasnya daerah kekeringan ini ada pada skala dusun di tiap desa.

Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Dwi Daryanto menguraikan daerah yang terdampak ada di 15 desa dan tujuh kecamatan yakni Kecamatan Piyungan, Dlingo, Imogiri, Pleret, Pundong, Kretek, Pandak, dan Kasihan.

“Tapi satu desa bisa bertambah dari yang tadinya satu atau dua dusun bertambah jadi tiga sampai empat dusun dalam satu desa,” ungkapnya pada Tribunjogja.com, Selasa (13/8/2019).

Uniknya Sego Penggel Khas Kebumen di Watoe Gajah

Padahal musim kemarau tahun ini diprediksi berlangsung hingga Oktober mendatang berdasar prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Distribusi air bersih pun terus dilakukan sesuai permintaan warga, sehingga anggaran dropping air juga makin menipis.

Dwi menyebut, anggaran dropping air tahun ini memang hanya Rp 40 juta.

Anggaran tersebut…



Selengkapnya: https://jogja.tribunnews.com/2019/08/13/kekeringan-di-bantul-meluas-anggaran-dropping-menipis

Artikel ini telah tayang di jogja.tribunnews.com dengan judul “Kekeringan di Bantul Meluas, Anggaran Dropping Menipis”

Sumber: https://jogja.tribunnews.com/2019/08/13/kekeringan-di-bantul-meluas-anggaran-dropping-menipis