Home Bisnis Gara-gara Babi, Inflasi China Meroket & Tertinggi Sejak 2012 – CNBC Indonesia

Gara-gara Babi, Inflasi China Meroket & Tertinggi Sejak 2012 – CNBC Indonesia

3
0
SHARE


Jakarta, CNBC Indonesia – Inflasi China di China menyentuh level tertinggi sejak Januari 2012. Lonjakan harga daging babi, yang dipicu oleh wabah Flu Babi Afrika menjadi pemicu inflasti tinggi di China.

Berdasarkan data Biro Statistik Nasional (NBS), Indeks harga konsumen (CPI) mencapai 3,8% pada bulan lalu, naik dari semula di angka 3,0%pada September. Angka ini merupakan yang tertinggi sejak Januari 2012, seperti dilansir dari AFP.

Para pengamat ekonomi di Bloomberg News sebelumnya memperkirakan kenaikan inflasi hanya mencapai 3,4%.

NBS menyatakan harga daging babi yang merupakan bahan pangan utama di China telah naik hampir dua kali lipat sejak tahun lalu.



Lebih dari satu juta babi telah dimusnahkan karena wabah yang melanda sejak Agustus 2018 lalu, demikian menurut data statistik. Hanya saja pengamat memperkirakan angka sebenarnya lebih tinggi lagi.

Kenaikan harga daging babi ini kemudian mendorong harga daging-daging lainnya seperti sapi, ayam, bebek, dan telur karena konsumen mengalihkan sumber protein mereka.

Kenaikan harga ini telah membuat pemerintah China mengintervensi pasar untuk menstabilkan harga dan menjamin pasokan, demikian menurut…



Selengkapnya: https://www.cnbcindonesia.com/market/20191110082005-17-114054/gara-gara-babi-inflasi-china-meroket-tertinggi-sejak-2012

Artikel ini dari feed news.google dengan judul “Gara-gara Babi, Inflasi China Meroket & Tertinggi Sejak 2012 – CNBC Indonesia”

Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/market/20191110082005-17-114054/gara-gara-babi-inflasi-china-meroket-tertinggi-sejak-2012